Baccarat China_American Lottery_Bet365_Betting platform

  • 时间:
  • 浏览:0

Yups, OnlOnline gOnline gambling is illegalambling is illegaline gambling is illegalternyata penampakan tersebut merupakan jari tangan anaknya yang masih tidur. Bagian punggung tangan maupun lengannya memang tertutup selimut, sehingga yang terlihat hanyalah bagian jari yang mengepal dan membuat warganet jadi salah paham. Lucunya, para warganet yang mengirimkan DM ke Instagram Arie tersebut seakan nggak mencerna apa yang mereka lihat dengan logika terlebih dahulu, malah langsung tuduh saja. Sama seperti yang Arie bilang, nggak mungkin dia memamerkan hal-hal seperti yang dipikirkan para warganet ini dekat anaknya. Apa salahnya sih, foto tersebut dilihat lebih teliti lagi biar nggak salah duga kayak begini?

Ridwan Kamil pun menulis caption: “Iya de, tenang dengan saya mah gratis”. Bowo yang dimaksud sudah jelas artis Tik Tok yang waktu itu juga viral karena mengadakan meet and greet dengan biaya 80 ribu rupiah. Tapi ternyata banyak warganet yang salah menduga dan langsung nge-jugdge bahwa postingan Ridwan Kamil itu membahas Prabowo Subianto, bukan Bowo Alpenliebe.

Sejak media sosial menjadi primadona di dunia maya, sejak saat itu pulalah mulai muncul istilah “mahabenar warganet dengan segala komentarnya“. Bukan tanpa alasan, tapi memang seperti inilah kenyataan para pengguna media sosial di Tanah Air saat ini. Sebagian mereka dengan gampangnya menghakimi sesuatu yang dibagikan di media sosial. Nggak peduli apa itu benar atau hoaks, mereka seakan sudah tahu pasti, lalu menghakimi dengan komentar dan kritikan yang pedas, tanpa terlebih dahulu dicerna dengan logika atau pun dicari tahu kebenarannya.

Tahun lalu, sebuah kesalahpahaman pun juga pernah menimpa (alm.) Bondan Winarno. Bondan yang terbilang aktif di Twitter itu awalnya membalas sebuah tweet. Lalu warganet lain menimpali. Tapi, bukan tentang dunia perkulineran yang dia bahas, melainkan tentang dunia musik. Warganet ini menanyakan kapan dia menciptakan lagu baru. Pasalnya, lagu terakhir yang dia dengar dari Bondan adalah lagu “Si Lumba-Lumba”. Tentu saja sudah bisa ditebak, bahwa warganet satu ini, salah orang. Ternyata orang yang dimaksud adalah Bondan Prakoso, bukan Bondan Winarno. Meskipun begitu, Bondan Winarno tetap membalas tweet tersebut dengan sopan.

Kalau soal mengkritik, warganet memang ahlinya. Meski terkadang mereka sama sekali nggak mengerti dengan apa yang tengah dibicarakan. Hanya karena membaca komentar dari warganet lain, mereka pun ikutan emosi dan memberikan komentar yang nggak layak. Padahal nggak ada salahnya mencerna hal tersebut terlebih dahulu dengan logika. Sehingga kesalahpahaman nggak makin panjang. Kayak foto anaknya Arie Untung saja. Masa iya, bisa salah fokus, terus mikirin “hal lain” sih? Aduhai, warganet yang budiman.