Alter「Baccarat winning skills」natif Bungkus Makanan Mentah dan Matang Selain Kantong Plastik

  • 时间:
  • 浏览:0

JAKARTA, KOMPAS.com - PeBaccarat winning skillsmpBaccarat wBaccarat winning skillsinning skillsrov DKI Jakarta melarang penggunaan kantong plastik sekali pakai di pusat perbelanjaan, toko swalayan, dan pasar rakyat mulai Rabu (1/Baccarat winning skills7/2020).

Larangan tersebut telah diatur dalam Peraturan Gubernur Nomor 142 Tahun 2019.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

Plastik sehari-hari banyak dimanfaatkan masyarakat Indonesia untuk menyimpan bahan makanan seperti sayur atau daging di kulkas.

Selain plastik, sebenarnya ada beberapa wadah yang dapat dimanfaatkan untuk menyimpan bahan makanan dan bungkus makanan jadi, seperti berikut:

Baca juga: Tips Tanam Bawang Merah di Rumah, Bisa untuk Bumbu Dapur

Beberapa makanan yang kita kenal dibungkus pisang adalah pepes, pecel pincuk, bubur sumsum takir, tempe supil, dan tum khas Bali.

Cara membuat daun pisang jadi lentur agar dapat membungkus makanan dengan mudah, bisa disulut ke api sebentar saja.

Makanan yang dibungkus daun pisang juga memiliki aroma yang lebih harum.

Baca juga: Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Yuk Tanam Sisa Sayuran di Dapur

Bisa juga menggunakan daun pisang muda yang daunnya memang agak lentur.

Ini adalah andalan bungkus bahan makanan dan makanan jadi nenek moyang Nusantara. Sebelum adanya plastik, daun pisang dimanfaatkan untuk membungkus ikan sampai kue.

Tak hanya itu, plastik juga difungsikan untuk bungkus makanan jadi khususnya makanan berkuah dan mengangkut kemasan makanan.