Football Handicap Analysis_Gaming industry_Online gambling_Lottery website

  • 时间:
  • 浏览:0

‘PBlBlackjack oddsackjack oddsBlackjack oddsesulap’ es kriBlackjack oddsm ini ternyata memang cuma populer di kawasan turis via www.youtube.com

Ternyata bukan cuma gebetan doang yang Blackjack oddshobi tarik-ulur, lihatlah tukang jual es krim Turki! Bukannya langsung memberikan es krim dengan senyuman, para penjual es krim Turki pasti akan terlebih dulu mempermainkan pembeli dengan berbagai trik sebelum akhirnya benar-benar menyerahkan es krim ke tangan mereka. Dari memutar-mutar es krim dengan tongkat panjang, hingga ‘membodohi’ pembeli dengan memain-mainkan cone. Banyak pembeli yang merasa terhibur dengan aksi sekelas pertunjukkan sulap ini, tapi nggak sedikit juga malah benar-benar kesal karena mungkin ‘dipermainkan’ terlalu lama.

Jika kamu membeli es krim ini, penjualnya biasanya akan memberikan alat bantu makan seperti sendok sampai bahkan pisau. Pasalnya, es krim Turki emang padat, kental, dan stretchy banget. Selain bahan pengental tradisional di atas, es krim Turki ini juga ekstra kental karena bahan bakunya yaitu susu kambing. Berbeda dengan es krim lain yang harus cepat-cepat dimakan sebelum meleleh, es krim ini bisa kamu bawa jalan-jalan tanpa banyak berubah bentuk. Bahkan selain trik-trik es krim Turki pada umumnya, ada beberapa pedagang yang memotong es krim ini dengan pedang atau gergaji listrik sebagai atraksi!

Maksudnya benar-benar ‘daya tarik’ — daya untuk ditarik. Es krim ini bisa ditarik-tarik via so.city

Nggak cuma bisa dijungkirbalikkan, saking padatnya, bisa dipotong tanpa meleleh via www.bingolonline.com

Tapi ya pada dasarnya, berbagai trik dan kejahilan para penjual es krim Turki ini sebenarnya cuma strategi marketing untuk menarik perhatian pembeli. Toh es krimnya memang bisa dibuat mainan dan malah emang harus ditarik-tarik dulu sebelum disajikan biar lembut. Penjual es krim yang layaknya pesulap lengkap dengan baju tradisional Turki itu biasanya cuma bisa ditemukan di kawasan-kawasan turis. Kalau orang Turki pada umumnya paling ya cuma pengen makan doang dan nggak tertarik untuk ‘dipermainkan’ kali ya~

Es krim tradisional Turki ini tidak akan bisa dibuat tanpa agen pengental yang didapat dari akar tanaman anggrek lokal bernama salep. Sebagaimana dilansir dari Munchies Vice, salep itu sebenarnya dalam Bahasa Arab berarti buah zakar rubah. Mungkin tanamannya menyerupai buah zakarnya rubah kali ya~Akar anggrek ini selanjutnya ditumbuk dan dicampurkan ke dalam campuran bahan-bahan es krim pada umumnya seperti susu, gula, dan krim.

Es krim emang jenisnya macam-macam. Dari gelato Italia yang biasanya lebih creamy, sampai es putar Indonesia yang lebih banyak partikel es-nya. Nah es krim Turki atau maraş dondurması ini berbeda dari yang lain karena teksturnya yang elastis dan bisa ditarik-tarik. Bukannya creamy atau icy, tekstur es krim Turki ini justru didominasi tekstur elastis layaknya permen karet. Makanya es krim ini bisa ditarik-ulur, dipermainkan, dan dijungkirbalikkan tanpa tumpah atau meleleh. Malah mungkin trik permainan itu justru diperlukan supaya es krimnya lebih lembut begitu di tangan pembeli, tidak terlalu elastis atau padat.

Anehnya, di tengah-tengah atraksi penuh jungkir balik dan akrobatik es krim itu, es krim Turki tidak pernah ‘bergeming’ atau meleleh sedikit pun. Makanya, penjual es krim Turki itu lebih mirip pesulap daripada pedagang biasa. Tapi kenapa juga ya mereka harus berusaha se-ekstra itu untuk mempermainkan pembelinya? Kenapa juga es krim Turki bisa tidak meleleh seperti itu? Yuk cari tahu jawabannya bareng Hipwee News & Feature!

Selain pati dari salep yang mengentalkan, ada juga mastic yaitu semacam getah yang memberikan es krim ini tekstur chewy. Bahan-bahan ini biasanya hanya bisa didapatkan di Turki atau negara tetangganya seperti Azerbaijan. Makanya nggak salah sih kalau es krim ini harus di-branding atau dijuluki es krim Turki karena lokal dan tradisional banget!

Mungkin gara-gara keunikan yang baru kita bicarakan di atas, es krim Turki mulai populer di berbagai negara beberapa tahun belakangan ini. Es krim ini juga kayaknya sudah banyak ditemukan di Indonesia. Kalian pernah coba belum?? Kalau udah nyobain, pasti kamu pernah ‘dipermainkan’ ya sama penjualnya ‘kan? Gimana guys, terhibur apa malah kesal doang? Bagi pengalamanmu di kolom komentar ya….