AG Baccarat_Baccarat Master_Baccarat registration_Crown Football Betting Network

  • 时间:
  • 浏览:0

“Gue bEuropeEuropean online bettingan online bettingaru sadar betapa European online bettingmrk baEuropean online bettinghagianEuropean online bettingya punya kita di waktu kita kecil, pas kita besar mrk bahagia tp mrk takut ,,,, takut apa ???? Takut anaknya ga BERHASIL dan ga BERIMAN. Menurut mereka kita sudah berhasil dan beriman, jadi tugas kita adalah menjaga pandangan mrk itu , BISMILLAH,” pungkas Irwaansyah.

Bersamaan dengan tulisan itu, Zaskia membagikan potret sang suami dengan wajah pilu sembari memeluk putra semata wayangnya, Ukkasya. Melihat perjuangan Irwansyah selama ini, Zaskia salut dengan ketegaran dan kekuatan Irwansyah. Padahal Irwansyah baru saja melepas kepergian ayahnya untuk selamanya. Sama seperti Irwansyah, Zaskia juga turut sedih. Dalam beberapa unggahan Story, ia mengaku rindu dengan Herlianah. Ia pun meminta doa untuk kesembuhan ibu mertua.

Semoga Irwansyah tetap kuat dan tegar, ya. Semoga sang ibunda bisa melawan Covid-19. Sehingga ia bisa berkumpul kembali keluarga kecil Irwansyah. Aamiin~

Walau berat, ia mencoba untuk mengikhlaskan apa pun yang terjadi nantinya. Kini, ia cuma bisa berdoa untuk kesembuhan Herlianah. Sejauh ini, ia cukup lega karena ibu dan ayahnya punya kesempatan untuk melihat Ukkasya lahir ke dunia. Apalagi menurut kedua orang tuanya, Irwansyah sudah tumbuh jadi orang yang baik, berhasil, dan beriman. Meskipun Herlianah pergi menyusul sang suami nanti, Irwansyah berharap keduanya merasa tenang. Tugas Irwansyah adalah menjaga pandangan orang tuanya pada dirinya selama ini. Ia akan tetap berusaha menjadi manusia yang berhasil dan beriman.

Kesedihan Irwansyah tergambar jelas lewat unggahannya di Instagram, Kamis (22/7). Ia mengungkapkan kerinduan yang mendalam pada Herlianah, sang ibu yang sedang melawan Covid-19 di rumah sakit. Kesedihan Irwansayah semakin bertambah ketika kondisi Herlianah terus menurun. Melalui Instagram Story Zaskia Sungkar, Herlianah dikabarkan harus memakai ventilator gara-gara saturasi oksigennya cuma di angka 46.

“Terima kasih untuk semua doa. My husband is the strongest man i know. Masih ngebekas mandiin jenazah papa pakai APD dua minggu yang lalu,” tulis Zaskia.

Jauh di lubuk hatinya, Irwansyah mengharapkan kesembuhan Herlianah. Sebelumnya ia sempat mencari pendonor plasma konvalesen dan IVIG (Intravenous Immunoglobulin Therapyavenous) untuk Herlianah. Ia berjuang sampai nggak kenal rasa lelah dan kantuk. Semua itu dilakukannya demi Herlianah. Namun di sisi lain, ia mulai sadar bahwa Allah yang menentukan setelah semua jalan menuju kesembuhan ditempuh.

Batas antara hidup dan mati seolah makin tipis di masa pandemi Covid-19 ini. Pasalnya, kabar-kabar kematian semakin sering terdengar. Setiap orang tak ubahnya sedang menunggu giliran menemui ajal di tengah pandemi yang belum terkendali. Apalagi pandemi ini juga merenggut nyawa orang-orang tercinta dan semua orang mau tidak mau harus siap menghadapinya.

Seperti yang dialami oleh Irwansyah. Ujian bertubi-tubi terus menimpanya. Ketika duka atas kematian ayahanda belum usai, kini ia harus menghadapi ujian baru. Kepergian sang ayah setelah terpapar Covid-19 pada Kamis, 8 Juli 2021 lalu masih sangat membekas. Bahkan sebelum rasa duka dan kehilangan itu mengering, ibunya harus dirawat intensif di rumah sakit. Sampai detik ini, Irwansyah terus berharap Herlianah sembuh dan kembali sehat.

“Setelah itu gue bener2 lemes krn upaya manusia buat mama hanya segitu, sekarang… gue cm bisa berupaya dgn doa krn Allah yang memutuskan segalanya buat manusia, kita hanya bisa berupaya tp Allah lah yg berkehendak,” ungkap Irwansyah, Kamis (22/7).