Online Casino Baccarat_The strongest baccarat play_Online gambling games_Blackjack card

  • 时间:
  • 浏览:0

Buy lottery appnBuy loBuy lottery appttery appah ini pula, belum pernah lihat matic touring kah kau, kakak?

Soalnya, asmara jatuh Buy lottery appdi pelupuk mata kan karena kecocokan batin, bukan karena jenis motor. Malah gak jarang cewek lebih suka diajak jalan-jalan naik matic; itung-itung bantuin bawa dan angkutin belanjaan mereka, hihihi.

Ah tapi santai, Hipwee yakin kamu sudah lebih dewasa dalam menyikapi fenomena “matic diceng-cengin banci” ini. Ya, namanya pengguna jalan, semua saudara kan, mau becak, motor matic, moge, mobil, bus dan truk, semuanya ikut falsafah “satu aspal”, harus saling menghormati dan jangan saling menjelekkan. Setuju?

bisa jadi malah udah lunas!

Tau gak, ternyata sebetulnya matic gak menentukan kejantananmu dan gak akan menurunkan kejantananmu ketika mengendarainya. Gak percaya? Cuss yuk buat baca artikel Hipwee yang satu ini!

Naik matic karena takut kenceng? Emangnya matic tuh pelan ya sob?

Alkisah, alasan mengapa cowok matic-ers lebih setia adalah karena mereka berprinsip untuk tidak mengoper-oper, contohnya adalah mengoper gigi, mengoper contekan UAN, mengoper bola, mengoper sabun ketika mandi bareng, bahkan tidak mengoper sang kekasih hati.

Namanya transportasi yang bagus itu tentu aja yang nyaman, nah kalo ada orang yang lebih demen dan nyaman pake matic, kenapa harus diributin kalee…

Karena harganya murah, cicilan matic gampang lunas. Makannya jangan diceng-cengin, siapa tau malah matic tunggangan mereka lebih duluan lunas cicilannya daripada motormu!

Gak semua matic itu CC-nya kecil, bos. Bahkan ada matic yang 650cc atau diatasnya. Beberapa matic disulap memiliki tampang “moge-look” yang gak kalah ciamik dan cool dibanding moge beneran.

Naik kendaraan itu, sebetulnya karena kebutuhan; buat memudahkan hidup. Nah, entah gimana riwayatnya, cowok yang naik motor skuter matic selalu identik dengan cap ‘kurang laki’ atau malah disebut ‘gay’ oleh homophobic ekstrem. Apanya yang salah? Apa salah gue dan si roda dua yang cuma bisa digas dan direm ini?